EKSTRAKULIKULER, PENTINGKAH?

/
1 Comments

           Tak terasa libur panjang lebaran akan usai dan tahun ajaran baru akan segera dimulai. Sehingga banyak pelajar yang memanfaatkan momen ini untuk mempersiapkan kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran baru serta memasang target target yang ingin dicapai di tahun ajaran tersebut. Khususnya para pelajar yang baru saja lulus dari sekolahnya, dan akan belajar di sekolah baru. Dalam hal ini banyak orang tua maupun pelajar yang hanya merencanakan tentang kegiatan belajar dan target akan prestasi di bidang akademik saja. Itu tidaklah salah, sekolah memang tempat untuk menuntut ilmu, akan tetapi cakupan ilmu yang ada disekolah tidak hanya ­­­­­dapat diperoleh dari mata pelajaran wajib saja. Tapi ilmu baru juga bisa diperoleh melalui kegiatan ektrakulikuler diluar pembelajaran. Yaitu dengan melalui kegiatan ekstrakulikuler.

(sumber gambar: www.tribunnews.com)

           Lantas apa itu kegiatan ekstrakulikuler? Dan pentingkah? Menurut Yudha M. Saputra, kegiatan ekstrakurikuler merupakan pengembangan dari kegiatan intrakurikuler atau “merupakan aktivitas tambahan, pelengkap bagi pelajaran yang wajib. Jika kita mengikuti kegiata Ekstrakulikuler, maka kita akan mendapatkan bonus ilmu dari kegiatan tersebut. bahkan banyak pelajar yang  menjadi siswa yang berprestasi karena ekstrakulikuler yang mereka tekuni. Dari kegiatan ekstrakulikuler yang ditekuni akan menghasilkan banyak manfaat. Berikut beberapa manfaat dari mengikuti kegiatan ekstrakulikuler.

      1. Belajar Manajemen Waktu

Ketika telah mengikuti kegiatan ekstakulikuler membuat pelajar memiliki banyak kegiatan. Dan itu mengharuskan meraka pandai dalam  membagi waktu dengan membuat skala prioritas . Tetapi, seringkali siswa menjadikan kegiatan ekstrakulikuler sebagai dalang dari turunnya prestasi mereka dalam pembelajaran wajib. Hal ini bisa terjadi disebabkan karena siswa terlalu memforsir seluruh tenaga kita dalam berbagai kegiatan yang membuat ia sibuk dan melupakan tugas utamanya sebagai pelajar, yaitu belajar. Kegiatan ekstrakulikuler yang banyak boleh boleh saja, namun, kita harus membatasinya dengan  melihat kesehatan yang dimiliki serta agar tidak mengganggu kegiatan belajar. Namun, pada dasarnya rasa malas kitalah yang harus dihilangkan. Bukan malah menjadikan kesibukan dalam ekstrakulikuler sebagai dalang. Jika kita mampu membagi waktu dengan baik maka hal tersebut akan berguna bagi kehidupan kita di masa mendatang.

      2. Meningkatkan Prestas­­­­i Sesuai dengan Bakat

Prof. Howard Gardener menyatakan bahwa manusia memiliki delapan potensi kecerdasan. Hal tersebut menunjukkan bahwa setiap manusia pasti memiliki keampuan dan bakat yang berbeda beda. Dan dengan kegiatan ekstrakulikuler, siswa dapat mengembangkan bakat yang mereka miliki. jika siswa memiliki bakat dalam berakting maka ia dapat mengikuti ekstrakulikuler teater. Begitu pula dengan ekstrakulikuer lain seperti pecinta alam, taekwondo, pencak silat, paskibra dll. Jika siswa mampu memperoleh prestasi dari ekstra yang mereka tekuni maka itu menjadi nilai tambah ketika mendaftar ke pendidikan yang lebih tinggi. Bahkan tak sedikit pula siswa yang diterima langsung di jenjang sekolah yang lebih tinggi karena prestasi non akaemiknya. Prestasi yang diraih tersebut dapat membuatnya menjadi pelajar yang dikenal berprestasi minimal dilingkungan sekolah. Maka dari itu, hilangkan mindset bahwa siswa yang pintar di bidang akademik memiliki peluang sukses yang lebih besar. Karena setiap orang memiliki peluang yang sama dalam meraih kesuksesan, walaupun ia tidak pintar di pembelajaran formal.

      3. Melatih Sikap Tanggung Jawab dan Kepemimpinan

           Kemampuan dalam memimpin tidak muncul secara instan. Dengan mengikuti kegiatan ekstakulikuler dapat memupuk sifat tanggung jawab dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Setiap siswa yang memiliki komunitas pasti memiliki peran didalam suatu komunitasnya, dan dalam setiap peran pastinya memiliki tugas. Hal tersebut dapat memupuk rasa tanggung jawab di dalam diri seorang siswa. Ditambah lagi jika siswa menjadi ketua dalam suatu komunitas ekstrakulikuler. Itu menjadikan seorang siswa dihormati dan menonjol dibandingkan orang lain. Dan pasti akan melatih kemampuan seseorang dalam kepemimpinan. Karena setiap permasalahan yang dihadapi dalam berorganisasi dapat menambah pengalaman dan kemampuan untuk memecahkan suatu permasalahan.

      4. Mempermudah Ketika Mencari Beasiswa

           Jika kita hanya mengandalkan nilai nilai akademik ketika mengikuti seleksi suatu beasiswa, terutama beasiswa luar negeri jangan berharap akan diterima. Karena prestasi akademik tak cukup jika tidak dibarengi dengan pengalaman dalam berorganisasi. Biasanya dalam seleksi beasiswa kita harus memaparkan pengalaman dalam memimpin suatu organisasi. Karena para donatur beasiswa tidak menginginkan orang yang menerima beasiswa adalah orang yang cerdas tapi tak berjiwa sosial. Tapi mereka mencari orang yang cerdas tapi juga berbudi luhur. Dan dengan mengikuti kegiatan ekstrakulikuler siswa bisa mendapatkan pengalaman mengenai keorganisasian dan pengalaman memimpin. Pengalaman tersebut akan menjadi pertimbangan serta memperbesar perluang diterimanya seseorang ketika mengikuti seleksi beasiswa.

       5. Menambah Teman
            
            Siswa akan mendapatkan manfaat dari berbagai aspek apabila memiliki teman yang banyak.  Dalam mengikuti kegiatan ekstrakulikuler membuat kita bertemu degan teman teman baru. Tak terbatas dari teman satu kelas saja. Bahkan mereka mampu mendapatkan teman dari luar sekolah bahkan luar kota. Mereka dapat menjadikan teman teman tersebut sebagai kolega maupun guru karena memiliki minat yang sama. Sehingga terciptalah keefektifitasan dalam belajar karena kondusifnya lingkugan. Memiliki banya teman juga membuat seseorang memiliki koneksi yang luas.

      6. Ajang Mencari Pengalaman

           Di dalam ekstrakulikuler siswa tidak hanya mendapatkan ilmu dari hobi yang diminati tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam berorganisasi. Ini merupakan bekal pentingbagi para siswa jika suatu saat mereka terjun di dalam masyarakat. Karena ketika kita berbuat kesalahan di dalam masyarakat, tak ada toleransi dari kesalahan seseorang. Setiap perbuatan harus ada balasannya. Kesalahan tersebut akan senantiasa diingat oleh masyarakat dan melekat pada diri orang tersebut. Sedangkan jika kita berbuat kesalahan di dalam kegiatan sekolah, masih ada toleransi. Karena status seseorang masih dalam konteks belajar dan harus dibimbing. Oleh karena itu kegiatan ekstrakulikuler adalah tempat yang cocok bagi para siswa untuk mencari pengalaman. Dan menjadikan pengalaman tersebut agar tidak membuat kesalahan di masyarakat.

           Walaupun kegiatan ekstrakulikuler memiliki banyak manfaat, tapi seringkali banyak orang menganggap bahwa kegiatan ekstrakulikuler dapat menurunkan prestasi disekolah. Itu merupakan kesalahpahaman yang sering timbul di mata siswa bahkan para orang tua. Sehingga terkadang orang tua melarang anaknya untuk mengikuti kegiatann ektrakulikuler. Namun, sebenarnya yang patut disalahkan bukanlah kegiatan ekstrakulikuler yang padat. Akan tetapi rasa malas yang hinggap pada diri seorang pelajar yang harus dihilangkan. Maka dari itu buang jauh jauh rasa malas yang melekat pada diri setiap pelajar. Sehingga dapat mejadi pelajar yang aktif dan juga berprestasi. Walaupun harus bersusah susah terlebih dahulu karena padatnya kegiatan,, tapi yakinlah bahwa kesulitan yang kita hadapi sekarang akan membuka kemudahan pada masa yang akan datang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakulikuler sangatlah penting bagi para pelajar.


Dimuat di Solopos Kamis, 28 Juli 2016


You may also like

1 komentar:

  1. Slots Casinos - MapyRO
    Slots 사천 출장안마 Casinos - 출장마사지 New Casino Finder! Compare reviews, photos & 양산 출장안마 ratings of casinos based on 11026 real players' 정읍 출장마사지 reviews and 경상남도 출장안마 see screenshots of

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.

About me

Pages